Penerapan Big Data Dalam Kehidupan Sehari-hari


Big Data Banyak perdebatan yang signifikan tentang apa itu Big Data dan apa jenis keterampilan yang diperlukan untuk penggunaan terbaik dari Big Data tersebut. 

Banyak yang menulis tentang Big Data dan kebutuhan untuk analisis yang canggih dalam industri, akademisi, dan pemerintah, maupun lainnya. 

Ketersediaansumber data baru dan munculnya peluang analitis yang lebih kompleks telah menciptakan kebutuhan untuk memikirkan kembali arsitektur data yang ada untuk memungkinkan analisis yang dapat dengan optimal memanfaatkan Big Data. 

Big Data, mengapa analisis canggih diperlukan, perbedaan Data Science vs Business Intelligence (BI), dan apa peran baru yang diperlukan untuk ekosistem Big Data. Berikut berbagai perkembangan data dan munculnya sumber data yang besar dari tahun ke tahun.

Ciri-ciri data yang ditangani oleh Big Data:

  1. Jumlah nya sangat besar (Volume). Biasanya ukuran total data dalam terabytes keatas.
  2. Pertumbuhan data sangat cepat (Velocity) sehingga data bertambah dalam jumlah yang sangat banyak dalam kurun waktu relatif singkat.
  3. Bentuk atau format datanya beraneka ragam (Variety). Format disini bisa berupa data dalam tabel-tabel relasional database seperti MySQL, file text biasa, File Excel atau bentuk apapun.

        Sayangnya untuk Indonesia, berdasarkan survey beberapa perusaahn besar, penggunaan Big Data masih belum optimal. Teknologi ini masih dianggap asing dan belum dianggap akan memberikan hasil yang menguntungkan. Setiap perusahaan menghasilkan begitu banyak data setiap harinya. Dengan semua data yang mereka simpan, hanya sedikit dari mereka yang dapat mengolahnya menjadi informasi untuk pengambilan keputusan strategis bagi perusahaan.

            Seiring penggunaan ponsel pintar yang makin meluas, itu artinya semakin banyak data personal pengguna yang bisa dikumpulkan, termasuk jenis situs yang biasa dibuka. Bagi Anda yang terbiasa menonton di Youtube misalnya, mestinya menyadari bahwa situs berbagi video tersebut memberikan rekomendasi video sesuai jenis yang sering ditonton sebelumnya.

                   Nama lengkap, nomor kartu tanda penduduk, alamat, dan jenis kelamin, merupakan informasi standar yang bisa dikumpulkan provider telepon setiap kali seorang pengguna meregistrasikan nomornya. Namun, pengumpulan data yang dilakukan tidak berhenti sampai di situ. Provider seperti Telkomsel bisa mencatat ke mana saja pengguna pergi, ke toko atau restoran seperti apa dia biasa masuk, bepergian untuk tujuan liburan atau bisnis, bahkan mencatat apakah percakapan telepon biasanya seputar kerjaan atau urusan personal.

                    Dalam kasus virus ebola contohnya, dengan melihat big data pun bisa membantu untuk melacak penyebarannya, Industri ini sangat menjanjikan, tapi kalau ada salah, juga bisa sangat memengaruhi industri tersebut. Di Indonesia sendiri, perangkat hukum untuk mengatur soal big data masih perlu dirumuskan untuk menghindari penyelewengan di kemudian hari, soal privasi termasuk salah satu di antaranya.



    Keempat karakterik tersebut: berukuran sangat besar (high-volume), atau sangat bervariasi (high-variety), atau kecepatan pertumbuhan tinggi (high-velocity), dan sangat tidak jelas (high veracity) sering disebut dengan 4V’s of Big Data.

       Contoh Manfaat Big Data di Berbagai Bidang : 

     1.  Perusahaan ritel dapat menggunakan informasi dari social media seperti Facebook, Twitter, Google+ untuk menganalisis bagaimana perilakupersepsi pelanggan terhadap suatu produk atau brand dari perusahan.

   2. Perusahan manufaktur dapat memantau kondisi peralatan setiap saat (real-time), sehingga dapat memperkirakan waktu terbaik untuk mengganti peralatan. Karena mengganti terlalu cepat akan merugikan/buang-buang uang atau kalau terlambat akan menyebabkan produksi terganggu karena kerusakan peralatan.

    3. Perusahaan manufaktur juga bisa memantau produk yang baru launching melalui social sedia untuk mengetahui apakah ada isu after-sales sehingga dapat mencegah kegagalan garansi yang menyebabkan publikasi besar yang dapat merusak citra produk dan perusahaan.

    4. Perusahaan periklanan dapat menggunakan informasi dari social media untuk mengetahui tanggapan terhadap promosi/iklan yang baru diluncurkan.

    5. Rumah sakit dapat merekam catatan medis pasien sehingga big data tersebut bisa digunakan untuk menganalisis kecenderungan sakit pasien.

  6. Pemerintahan dapat menggunakan informasi dari social media untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah.

     7. Jasa Keuangan dapat menggunakan analisis big data untuk melihat aplikasi asuransi yang dapat segera diproses, dan mana yang perlu divalidasi dengan dilakukan kunjungan oleh agen asuransi.

     8. Jasa Perbankan dapat menggunakan rekaman transaksi nasabah untuk mengetahui kemungkinan adanya kegiatan kejahatan seperti pencucian uang, atau juga untuk merekam catatan kebiasaan karyawan dalam rangka mendeteksi kemungkinan fraud.

      9. Tim olahraga dapat menggunakan big data untuk tracking penjualan tiket, mengetahui kondisi pemain dan probabilitas akan mengalami cedera dan bahkan strategi bermain dari tim.


Berikut contoh dari penerapan Big  Data dalam kehidupan sehari-hari.


Sumber : https://www.dictio.id/t/apa-contoh-penerapan-big-data-dalam-kehidupan-sehari-hari/14361/4



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Perkembangan Komputer Di Indonesia

Pengertian Sistem Operasi Dan Fungsinya